PENGUKUHAN AHLUL MUSAFI SEBAGAI LAKINA KULISUSU DI SAKSIKAN SULTAN BUTON

GARDAPOSTSULTRA-BUTON UTARA-Drs.H. La Ode Muh. Kariu, turut menyaksikan langsung prosesi pengukuhan La Ode Ahlul Musafi, S.P. sebagai Lakina Kulisusu. pengukuhan berlangsung 6 Agustus 2026 di Baruga Kulisusu,, Butur

setelah sebelumnya ditetapkan secara musyawarah oleh Lembaga Adat Sara Barata Kerajaan Kulisusu.

Kehadiran Sultan Buton dalam prosesi tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pemberian restu kepada Lakina Kulisusu yang baru. Dalam tradisi adat kerjaan kulisusu, restu tersebut dikenal dengan ungkapan dalam bahasa Wolio, “Alaana Barakati”, yang bermakna doa dan keberkahan bagi pemimpin adat dalam menjalankan amanahnya.

Sultan Buton menegaskan bahwa Kesultanan Buton sejak dahulu memiliki empat Barata sebagai pilar utama kerajaan, yaitu wilayah-wilayah penyangga yang berperan memperkuat kesultanan. Salah satu di antaranya adalah Barata Kulisusu yang memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas, keseimbangan pemerintahan, serta keamanan Kesultanan Buton dari berbagai ancaman yang datang dari luar.

Menurut Sultan, di era modern fungsi Barata tidak lagi berorientasi pada pertahanan wilayah semata, tetapi lebih diarahkan pada upaya menjaga, memelihara, dan mengembangkan nilai-nilai adat serta budaya yang menjadi warisan leluhur.

“Pelestarian adat harus terus menjadi tanggung jawab bersama agar nilai-nilai budaya Buton ( Kulisusu ) tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” tegas Sultan Buton.

Pengukuhan Lakina Kulisusu diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara Kesultanan Buton dan Lembaga Adat Sara Barata Kerajaan Kulisusu dalam menjaga kelestarian adat, budaya, serta memperkokoh persatuan masyarakat Buton Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *