Respon Cepat: Kadis PU Butur Laode Husima Sambangi Masyarakat Pongkowulu.

Daerah, Politik, Tokoh, Umum441 Dilihat

GARDAPOSTSULTRA.COM-BURANGA  Kamis 04/06/2026,-Kecepatan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Buton Utara dalam merespons aspirasi masyarakat kembali dibuktikan. Menyusul aksi pemblokiran jalan poros yang dilakukan warga Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, sebagai bentuk protes atas kondisi infrastruktur yang bertahun-tahun rusak dan terabaikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buton Utara, Laode Husima, langsung bergerak cepat.

Tanpa menunggu waktu lama, Laode Husima turun langsung ke lokasi, menginjakkan kaki di tengah jalan yang menjadi keluhan utama, dan bersilaturahmi akrab berdialog terbuka dengan ratusan warga yang sudah lama menanti kehadiran pejabat berwenang. Langkah ini menjadi jawaban nyata bahwa pemerintah hadir, mendengar, dan peduli terhadap apa yang dirasakan masyarakatnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Buton Utara, La Ode Husima, mengatakan, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan telah melakukan berbagai koordinasi dengan Pemprov Sultra terkait perbaikan ruas jalan tersebut.

Ada dua poin utama penjelasan yang disampaikan Kadis PU dan diterima baik oleh warga:

1. Tentang Perbedaan Perlakuan:
“Jangan pernah berpikir Bapak Ibu dianggap berkhianat atau dibedakan. Tidak ada istilah daerah disayang atau tidak disayang. Semua warga Buton Utara itu sama di mata kami. Yang berbeda hanyalah aturan main dan status jalannya saja. Daerah lain yang jalannya sudah bagus itu mungkin jalannya kabupaten atau nasional, jadi penanganannya beda. Kasus Pongkowulu kendalanya ada di kewenangan provinsi, bukan karena kami tidak mau membangun.”

2. Upaya Pemkab Berjuang:
“Selama ini Pemkab Butur tidak diam saja. Kami terus mendesak, terus menyurat, dan terus memohon ke Provinsi agar ruas ini jadi prioritas utama. Kami juga sudah masukkan ke dalam usulan program-program bantuan pusat seperti IJD dan lain-lain, karena itu satu-satunya celah dan jalan agar jalan ini bisa dikerjakan mengingat anggaran provinsi yang terbatas.

 

Aksi turun langsung Kadis PU “Laode Husima “,menjadi bukti bahwa aspirasi rakyat adalah perintah, dan tidak ada daerah yang akan tertinggal selamanya di Buton Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *