GARDAPOSTSULTRA-BAUBAU, 24 Juli 2026 -Pemerintah Kota Baubau memanfaatkan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dengan tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” sebagai momentum nyata membantu masyarakat menghadapi tingginya harga kebutuhan pokok dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Pemkot Baubau akan menggelar pasar murah serta layanan kesehatan gratis yang dipusatkan di kawasan Kotamara pada Minggu, 26 Juli 2026, sekaligus menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Baubau, Suarmawati, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini sengaja dijadwalkan mundur dari peringatan nasional yang jatuh setiap 12 Juli, guna menyesuaikan agenda pemerintah daerah sekaligus mengumpulkan lebih banyak dukungan dari berbagai pihak.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata jati diri koperasi yang lahir dari, oleh, dan untuk rakyat. Di tengah tekanan inflasi yang masih dirasakan masyarakat, kehadiran koperasi menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan,” ujar Suarmawati
Harga Kebutuhan Pokok Masih Menjadi Tantangan
- Beras SPHP dari Bulog sekitar Rp55.000 per 5 kg
- Minyak goreng, gula pasir, telur ayam
- Bawang merah, bawang putih, dan ikan segar
- Barang kebutuhan rumah tangga lainnya
Seluruh pasokan didukung oleh gabungan koperasi se-Kota Baubau, Perum Bulog, serta Bank Indonesia, dengan sistem penjualan menggunakan harga distributor agar tidak membebani masyarakat.
Rangkaian Kegiatan: Kesehatan Gratis Hingga Donor Darah
- Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah
- Konsultasi kesehatan umum dan pemeriksaan gigi
- Pemberian obat-obatan dasar
- Aksi donor darah dengan target mengumpulkan 50 kantong darah
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi pengurus koperasi se-Baubau, sekaligus mempromosikan produk unggulan koperasi lokal. Warga diimbau datang lebih awal dan membawa wadah belanja sendiri guna kelancaran pelaksanaan.
“Kami berharap momen ke-79 tahun ini semakin mengokohkan semangat gotong royong, sehingga koperasi benar-benar menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” pungkas Suarmawati.













